Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sejarah kucing persia di Indonesia

Sejarah kucing persia di Indonesia
Source : Pixabay

Kucing Persia

Kucing Persia merupakan kucing imut dan menggemaskan dan berbulu lebat. Dengan bentuk wajah yang menggemaskan, dengan mata yang besar, bulu yang lebat, kuping bulat, serta hidung yang pesek. Bulu yang lebat menjadi alasan pemilik kucing ini ingin terus mengelusnya. Kucing persia senang bermain dengan mainan, dia bisa tidak berhenti mengejar mainan yang bergerak. Jika anda mencari hewan peliharaan yang mungil, lucu dan menggemaskan, kucing persia menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk menghilangkan stress anda. 

Sejarah Kucing Persia 

Pertama kali dikenal pada abad 17-18

Kucing Persia pertama kali dikenal pada abad 17-18 yang berkembang di pedesaan Inggris.

Kucing Persia adalah kucing yang sangat ramah.

Kucing ini memiliki sifat yang cenderung lembut dan lemah lembut, jauh dari sifat kasar dan brutal.

catpercat.blogspot.com
Kucing Persia paling populer sebagai kucing rumah tangga dan banyak digunakan untuk menjadi hewan peliharaan. Selain itu, kucing ini juga dikenal sebagai kucing yang jenius dan mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan baru.

Dikenal dengan nama Angora turki pada masa itu

Angora turki adalah kucing persia yang dikenal pada abad 17-18. Angora turki mempunyai bulu yang lebat dan banyak, karena itu sering diiba-ibakan oleh European.

Kucing ini tidak seperti kucing lainnya yang akan menolong orang atau membantu setelah kehilangan nyawa mereka, tetapi kucing ini sering diserang oleh warga intinya sendiri sehingga ia harus berkelahi untuk melindungi dirinya sendiri.

Pemilik pertama bersifat tabah dan ramah

"Have you met Persia yet? She's a tabby kitten with a personality as soft as her fur. She loves to play with her owner, but doesn't mind being left alone for hours on end. Though she is not particularly vocal, you can hear her purr from across the room!"

Mempunyai telinga besar, dan bentuk tubuh mirip kucing biasa, tapi berbulu lebat.

Kucing Persia memiliki telinga yang besar, dan bentuk tubuh mirip kucing biasa, tapi berbulu lebat.

Kucing Persia adalah hewan peliharaan yang sangat ramah, tidak agresif dan sangat disukai.

Kucing Persia memiliki telinga yang besar, bentuk tubuh mirip kucing biasa dan berbulu lebat. Kucing ini adalah keluarga hewan peliharaan yang sangat ramah


Sangat dekat dengan manusia, sehingga sering diiba-ibakan oleh European.

catpercat.blogspot.com


Masyarakat eropa banyak yang menyukai kucing ini, dikarenakan karakternya yang jinak kepada pemiliknya, juga bentuk fisik yang menggemaskan. Tidak hanya di benua Eropa, kucing ini juga banyak di idolakan di seluruh belahan dunia. 

"The Persian cat is a long-haired breed of domestic cat that developed from the Arabian Mau, which in turn was developed from the African serval. The breed is characterized by its very long, silky hair with a plush undercoat, and a short muzzle."

Kucing persia memiliki sifat yang sangat bersahabat dengan majikan ataupun pemiliknya, salah satu karakter khasnya ada manja. Kucing ini bahkan bisa bersandar ataupun tidur di pangkuan pemiliknya ketika sang pemilik sedang beraktifitas seperti menonton televisi, handphone, dan bermain komputer. Sifat ini menjadikan kucing persia menjadi hewan peliharaan rumahan yang sangat tepat. Seperti yang kita ketahui, hewan ini juga sangat bersahabat dengan balita maupun orang tua. Jadi anda sebagai pemilik tidak perlu khawatir untuk merawat kucing ini di rumah anda tanpa harus cemas bahaya cakaran ataupun gigitan dari hewan ini.

Kucing persia memang ramah dan tidak agresif

Kucing Persia memang sangat cantik dan manis. Selain itu, mereka juga sangat dekat dengan manusia. Mereka tidak akan mengigit orang yang tidak berdosa, dan mereka selalu menjaga diri dengan baik. Banyak orang yang berminat untuk memiliki kucing ini karena tingkat keamanan yang tinggi dalam rumah atau di bawah tangga.



Post a Comment for "Sejarah kucing persia di Indonesia"