Virus Calici pada Kucing
Virus Calici pada Kucing
Virus calici pada kucing peliharaan anda?! Waspadalah!! Kami merangkum informasi ini untuk anda
Pada artikel ini kita akan mengetahui segala sesuatu tentang calicivirus pada kucing. Calicivirus dapat menular ke manusia, apa saja tanda-tanda awal infeksi kucing, dan peluang kelangsungan hidup hewan peliharaan yang terinfeksi virus ini.
Apa itu calici virus?
Calicivirus merupakan salah satu penyakit yang dapat ditemukan pada kucing peliharaan, selain virus herpes (FHS).
Feline calinivirus, nama umum calicivirus di dunia kesehatan hewan, dapat ditularkan ke hewan sehat melalui penglihatan, penciuman, dan sekresi dari hidung dan mulut kucing.
Partikel virus sekecil itu memiliki masa inkubasi 2-4 hari ketika ditanam di tempat tertentu.
Cara reproduksi calicivirus pada kucing yang terinfeksi adalah untuk mereplikasi dan tumbuh sebagai virus asli.
Organ reproduksi virus bisa berada di saluran pernapasan hewan, mulai dari lidah hingga paru-paru.
Gejala dan karakteristik Calcivirus pada kucing
Feline caliciviruses (FCVs) milik keluarga besar Caliciviridae dengan kecenderungan untuk menginfeksi spesies vertebrata. Selain dapat menginfeksi kucing domestik, hewan lain seperti kelinci, reptil, dan burung juga mengalami gangguan kesehatan yang serupa.
Cara Penularan calici virus
Cara penularan FCV, yang mudah terjadi pada vertebrata, bervariasi dalam tingkat keparahan tergantung pada tingkat keparahan FCV.
Gejala calicivirus pada kucing tidak selalu sama tergantung tingkat keparahan virusnya.
Beberapa gejala umum pada kucing termasuk air liur, bersin, obstruksi pernapasan, demam, air liur, dan keluarnya cairan yang berlebihan dari mata dan hidung.
FCV
Waktu tempuh infeksi calicivirus pada kucing masih relatif singkat, yaitu 5-10 hari. Biasanya, gejala yang tidak diobati hingga 6 minggu menyebabkan komplikasi serius.
Baca juga : Apa yang mesti anda ketahui sebelum memiliki kucing
Bisakah calici virus menular ke manusia?
Pada umumnya calicivirus sangat mudah menular ke hewan seperti kucing. Ketika kucing yang sakit mengeluarkan virus, ia dapat menginfeksi hewan yang sehat. Cairan berasal dari air liur, partikel dari bersin ke dalam hidung atau dari mata menjadi cairan.
Virus yang terkait dengan benda yang terkontaminasi dapat bertahan hingga seminggu dan dapat bertahan lebih lama di suhu lembab atau dingin.
Kucing yang terpapar virus FCV menjalani masa inkubasi 2-6 hari hingga muncul gejala klinis antara 14-21 hari.
Adapun kucing yang sembuh dari penyakit ini, setengah dari mereka dapat membawa kondisi "pembawa" selama sekitar 1 bulan setelah pemulihan.
Pencegahan
Upaya pencegahan virus dari hewan yang sakit. Langkah menjaga kebersihan sangat penting bagi pemilik hewan peliharaan. Misalnya menjaga kebersihan lingkungan dan habitat dengan mensterilkan tempat makan kucing untuk media yang digunakannya.
Cara membersihkan area makanan, area minum, mainan kucing dan lain-lain dengan menggunakan larutan pemutih yang dicampur dengan air selama 10-15 menit. Kemudian cuci dengan air mengalir dan keringkan.
Virus calici yang ditularkan oleh kucing tidak menimbulkan risiko bagi manusia.
Hal terpenting yang perlu dilakukan pecinta kucing untuk menjaga hewan peliharaan mereka tetap sehat adalah memberi mereka semua vaksinasi utama, termasuk vaksinasi terhadap calicivirus.
Masalah kesehatan FCV lebih sering terjadi pada kucing dan pada tingkat yang lebih rendah pada beberapa ras kucing dewasa.
Tanda-tanda klinis FCV
- Infeksi saluran pernapasan atas
- konjungtivitis
- Hidung dan mata berair
- Warna cairannya bisa jernih, kuning atau hijau
- Dia menderita sariawan
- Mulut atas yang kuat
- Air liur berlebihan
- Lambat
- Demam
- Kelopak mata kecil
Penyembuhan
Ada kemungkinan untuk menyembuhkan hewan peliharaan yang terinfeksi virus FCV. Selama pemilik hewan peliharaan segera membawa hewan peliharaannya ke dokter hewan, kucing yang terinfeksi FCV dapat disembuhkan. Seperti disebutkan di atas, ketika Anda melihat gejala pertama, mereka biasanya cepat sembuh dengan pengobatan suportif.
Selain itu, perlu diberikan vaksinasi primer pada kucing agar tidak menular ke hewan sehat lainnya. Jenis vaksin tersebut antara lain:
- Feline Calicivirus (FCV)
- Virus panleukopenia kucing (FPV)
- Virus Herpes Kucing (FHV-1)
- Virus rabies (RV)
Untuk menemukan waktu yang tepat. Konsultasikan dengan dokter hewan terdekat. Biasanya vaksinasi dimulai saat kucing berusia 6-9 minggu atau sesuai anjuran dokter.
Cara mengobati kucing yang terinfeksi calicivirus
Ketika kucing terkena calicivirus dan tanda-tanda klinis muncul. Mereka mungkin memiliki masalah lain dengan makan. Selain memicu dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, nafsu makan mereka berkurang atau hilang saat sakit. Penyebab hilangnya nafsu makan adalah rasa sakit dari mulut. Selain itu, hidung yang tersumbat membuat mereka kehilangan indra penciuman. Cara mengobati kucing yang sakit FCV adalah dengan mencampur makanan agar lebih enak. Anda dapat menambahkan rasa yang lebih kuat atau memanaskan makanan. Jika kucing tidak makan lebih dari 3 hari. Cara memberi makan harus di tabung dokter hewan. Untuk informasi lebih rinci tentang calicivirus pada kucing, hubungi dokter hewan Anda.
Terima kasih telah membaca artikel sederhana ini. Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada teman-teman Anda yang berminat. Indahnya Berbagi....
#viruscalici #calicivirus #kucing

Post a Comment for "Virus Calici pada Kucing"